Uncategorized

Gubernur Khofifah Resmikan Gedung As-Sayyidah Qona’ah Universitas KH. Abdul Chalim Pacet, Dihadiri Bupati Al Barra dan KH. Asep Saifuddin Chalim

Diperbarui 4 Oktober 2026

Gubernur Khofifah Resmikan Gedung As-Sayyidah Qona’ah Universitas KH. Abdul Chalim Pacet, Dihadiri Bupati Al Barra dan KH. Asep Saifuddin Chalim

Mojokerto LINTASWARTA.COM Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Gedung As-Sayyidah Qona’ah Universitas KH. Abdul Chalim (UKHAC) Pacet, Mojokerto, Minggu (4/10/2026).

Peresmian berlangsung khidmat di kampus Green Campus UKHAC, Jl. Raya Bendunganjati No.17, Pacet. Gubernur Khofifah memberikan sambutan di podium utama di hadapan tamu undangan dengan backdrop PERESMIAN GEDUNG AS-SAYYIDAH QONA’AH UNIVERSITAS KH. ABDUL CHALIM Mojokerto, 4 Oktober 2026.

Gedung baru ini akan menjadi pusat kegiatan mahasiswi dan penunjang akademik untuk mewujudkan visi kampus pesantren berkelas dunia.

Hadir dalam peresmian:

  1. Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawansa
  2. Bupati Mojokerto H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum
  3. Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah / Pendiri UKHAC KH. Asep Saifuddin Chalim
  4. Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur
  5. Anggota DPRD Kabupaten Mojokerto
  6. Kapolres Mojokerto
  7. Dandim 0815 Mojokerto
  8. Kapolsek Pacet
  9. Forkopimda Kabupaten Mojokerto
  10. Forkopimcam Pacet
  11. Perwakilan Partai Politik
  12. Perwakilan LSM dan Ormas se-Kabupaten Mojokerto
  13. Rektor dan Sivitas Akademika UKHAC

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah mengapresiasi perkembangan UKHAC sebagai kampus berbasis pesantren yang mampu menyeimbangkan ilmu pengetahuan, teknologi dan kedalaman spiritual.

“UKHAC ini adalah contoh perguruan tinggi berbasis pesantren yang menjadi referensi keilmuan dunia. Gedung As-Sayyidah Qona’ah ini semoga menjadi sarana diseminasi keilmuan Islam Rahmatan Lil Alamin,” ujar Khofifah.

Sementara itu Bupati Mojokerto Gus Barra menyampaikan dukungan penuh Pemkab Mojokerto terhadap pengembangan UKHAC.

“Pemkab Mojokerto bangga memiliki Green Campus seperti UKHAC. Ini adalah aset pendidikan Jawa Timur yang harus kita jaga dan kembangkan bersama,” kata Gus Barra.

KH. Asep Saifuddin Chalim selaku pendiri menambahkan, pembangunan gedung ini merupakan ikhtiar untuk mencetak generasi unggul yang berakhlakul karimah.

Acara ditutup dengan pemotongan pita, peninjauan gedung, dan doa bersama.

(Hab)

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *